Tema 4 Ramadhan, DISIPLIN: SETIA PADA ATURAN YANG DISADARI

Ramadan mengajarkan disiplin dengan cara yang sangat sederhana. Kita makan dan minum pada waktu yang telah ditentukan. Tidak boleh lebih cepat, tidak boleh terlambat. Di situlah latihan konsistensi dimulai.

Disiplin bukan tentang aturan yang mengekang, tetapi tentang komitmen pada kesepakatan. Ketika seseorang disiplin, ia sedang menghargai waktu dan menghormati tujuan yang telah ditetapkan.

Sering kali kegagalan bukan karena kurang pintar, tetapi karena kurang teratur. Niat sudah ada, semangat sudah menyala, tetapi tanpa disiplin, semuanya mudah goyah.

Dalam dunia pendidikan, disiplin adalah fondasi budaya sekolah. Guru yang datang tepat waktu sedang mengajarkan tanggung jawab tanpa banyak kata. Siswa yang menyelesaikan tugas tepat waktu sedang membangun integritas dirinya.

Puasa membantu kita membiasakan diri pada ritme yang tertib. Bangun sahur, menahan diri sepanjang hari, berbuka sesuai waktunya. Semua itu melatih keteraturan hidup. Hari keempat ini mengingatkan kita bahwa disiplin adalah bentuk kesetiaan pada tujuan. Tanpa disiplin, niat hanya menjadi wacana. Dengan disiplin, cita-cita perlahan menjadi nyata.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *