Puasa adalah bentuk tanggung jawab yang sangat personal. Kita berjanji pada diri sendiri untuk menahan diri dari fajar hingga magrib. Tidak ada yang mengawasi setiap detik, tetapi komitmen itu tetap dijaga.
Tanggung jawab bukan sekadar menerima tugas, tetapi menyelesaikannya dengan sungguh-sungguh. Banyak orang mampu memulai, tetapi tidak semua mampu menuntaskan.
Dalam kehidupan sehari-hari, tanggung jawab sering diuji oleh rasa malas dan godaan untuk menunda. Namun Ramadan melatih kita untuk tetap konsisten, meskipun lelah dan haus menyertai.
Di dunia pendidikan, tanggung jawab adalah karakter yang sangat penting. Siswa belajar bertanggung jawab atas tugasnya. Guru bertanggung jawab atas pembelajaran yang bermakna.
Sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu, tetapi juga tempat pembentukan komitmen. Ketika seseorang terbiasa menuntaskan tanggung jawab kecil, ia akan siap menghadapi tanggung jawab yang lebih besar. Hari ketujuh ini mengingatkan kita bahwa tanggung jawab adalah wujud keseriusan dalam hidup. Karena orang yang menjaga komitmennya, sedang membangun kepercayaan pada dirinya sendiri dan orang lain.

Tinggalkan Balasan