Tema 6 Ramadhan, MENAHAN EMOSI: LATIHAN KEDEWASAAN SEJATI

Ramadan adalah ruang latihan pengendalian diri. Ketika lapar dan lelah datang bersamaan, emosi menjadi lebih sensitif. Hal kecil bisa terasa besar. Di situlah kita belajar menenangkan diri.

Menahan emosi bukan berarti memendam perasaan. Ia adalah kemampuan mengelola reaksi agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Emosi yang terkendali melahirkan keputusan yang lebih bijak.

Sering kali kita menyesal bukan karena masalahnya besar, tetapi karena reaksi kita yang berlebihan. Kata-kata yang terucap saat marah sulit ditarik kembali. Ramadan mengajarkan kita untuk berhenti sejenak sebelum bereaksi.

Dalam dunia pendidikan, pengendalian emosi sangat menentukan suasana belajar. Guru yang tenang akan menghadirkan rasa aman. Siswa yang mampu mengendalikan amarahnya akan lebih mudah diterima oleh teman-temannya.

Puasa memberi kita kesempatan untuk melatih jeda. Jeda sebelum berbicara. Jeda sebelum membalas. Jeda sebelum mengambil keputusan. Hari keenam ini mengingatkan bahwa kedewasaan bukan diukur dari usia, tetapi dari kemampuan mengendalikan emosi. Karena orang yang mampu menenangkan dirinya, sedang membangun kekuatan sejati dalam hidupnya.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *